Skip to main content

Membuat Kantong Keberuntungan Hanbok Bersama KSI Surabaya | 수라바야 세종학당과 함께 한복 복주머니 만들기

 안녕하세요! 

Kalau ada hal seru, enaknya diceritain ke 친구들 dong! Maka dari itu, aku mau cerita tentang pengalaman membuat kantong keberuntungan hanbok bersama King Sejong Institute Surabaya. Acara ini dilaksanakan Senin, 23 Mei 2022 via Zoom. Walaupun via Zoom dengan segala keterbatasannya, tapi acaranya seru banget dan persiapannya oke banget! ⭐⭐⭐⭐⭐ buat staff penyelenggara acaranya!

Jadi, untuk bisa ikut acaranya ini, daftarnya harus cepet-cepetan karena kuota terbatas. Kalau dapat kuota, maka bisa ikut acara dan bahan-bahannya akan dikirimkan oleh KSI Surabaya. Nggak cuma bahan-bahannya aja yang dikirim, tapi juga dapet snack 양갱 rasa chestnut dan minuman 옥수수 수염차 secara gratis! 맛있게 먹었어.

Acara ini juga TIDAK DIPUNGUT BIAYA sama sekali, bahkan ongkir pengiriman bahan dan snacknya pun ditanggung. Asyik banget, kan?

Singkat cerita, acara dibagi menjadi 2 sesi. Di sesi pertama, ada penjelasan mengenai budaya sandang Korea, yaitu 한복 dan penjelasan singkat juga mengenai budaya pernikahan di Korea. Jadi pernikahan tradisional di Korea, masih menggunakan 한복 sebagai pakaian pernikahannya. Tapi di zaman modern sekarang, orang Korea sudah mulai pakai gaun dan suit biasa seperti pernikahan internasional.  Biasanya, hanya orangtua mereka (terutama ibu) yang masih pakai 한복. 

Lanjut ke sesi kedua, kita diajak membuat kantong keberuntungan hanbok dengan bahan-bahan yang sudah dikasih. Cara buatnya agak rumit dan berbelit-belit, tapi untungnya dibimbing perlahan-lahan oleh 선생님 sehingga akhirnya jadi juga. 


Ini hasil akhir jadinya. Di sini aku kebagian membuat hanbok yang untuk pria. Motif kertasnya gemes banget, kan? ☺☺

수라바야 세종학당에게 이런 흥미로운 행사를 열어 줘서 너무 감사합니다! 다음 행사에 꼭 참가할게! 

감사합니다! ❤❤


Comments

Popular posts from this blog

How I Got the GKS G 2025 Scholarship | 2025년 정부초청 외국인 장학생 얻은 법

 안녕하세요! 만나서 반갑습니다~ Back in high school, I fell in love with Korean dramas and dreamed of majoring in Korean Literature someday. But after lots of thinking (and a bit of fear), I chose to study Korean in a language course instead of university. To be honest? I regret that decision. After studying Korean in a language course for about 5 years, I felt my skills had improved a lot but still not enough for a real working environment. Last year, I took the TOPIK II exam without expecting much. My only hope was to pass and maybe get level 4 out of 6. But when the results came out… I got level 5...  I was happy, but also a little confused. I didn’t think I was that good. Maybe I was just lucky with a few guesses 😅 Still, it gave me confidence to dream a little bigger. Last January, when I found out the GKS Graduate Scholarship 2025 was open, I decided to try my luck. To match my long-time passion for Korean, I chose Korean Language and Literature as my major. I even prepared my stu...

Buku Ajaib yang Memasak Impian

Impian. Bagi sebagian orang, impian merupakan sesuatu yang bersifat krusial. Terkadang, impian dijadikan patokan. Patokan kebahagiaan dan kesuksesan. Seseorang dianggap sukses dan bahagia, jika impiannya sudah terwujud. Maka dari itu, semua orang berlomba meraih impiannya untuk berbagai macam hal dan kepentingan. Begitu juga saya. Saya punya impian. Saya yang dulu masih seorang pelajar SMA, punya impian untuk menjadi juara kelas.  Saya terus belajar, tapi saya selalu gagal menjadi juara kelas, karena di atas langit, masih ada langit. Masih banyak siswa lain di kelas saya yang lebih pintar dari saya. Selama proses belajar untuk menjadi juara kelas itu, saya juga merasa lelah dan jenuh. Karena gagal, saya merasa bahwa saya tidak berguna, saya tidak layak memiliki impian. Saya menyerah dalam proses pencapaian impian saya.  Lalu, seiring berjalannya waktu, saya merasa bahwa impian tidaklah terlalu penting. Bagus jika seseorang bisa meraih impian, tapi jika tidak, juga tidak ...